UJI KOMPETENSI KEAHLIAN SMK PLUS KHOIRIYAH HASYIM TEBUIRENG MENGANGKAT UMKM JOMBANG

admin 16 Apr 2026 64 Views

Di sebuah ruang kelas yang disulap menjadi ruang presentasi, suara panggilan nama terdengar pelan. Siswa bersiap dengan proyeknya, mengantri menunggu didepan ruang kelas dengan ID Card barcodenya dan seorang siswa dengan penuh percaya diri memulai presentasinya. Bagi 25 siswa kelas XII SMK Plus Khoiriyah Hasyim, Kamis, 16 April 2026 bukan sekadar hari ujian — melainkan momen pembuktian atas perjalanan belajar mereka selama tiga tahun.

Melalui Uji Kompetensi Keahlian (UKK) 2026, para siswa dari program DKV dan Multimedia menampilkan karya terbaik mereka berupa video iklan promosi UMKM. Kegiatan ini terasa istimewa karena melibatkan mitra industri, Dudika Bay Media, yang dikenal berpengalaman di bidang bisnis digital, konten kreator, hingga pengembangan website. Kehadiran pihak industri ini bukan hanya sebagai penguji, tetapi juga sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan nyata di lapangan.

Sebelum sampai pada tahap presentasi, para siswa telah melewati proses panjang. Mulai dari praproduksi, produksi, hingga pascaproduksi, semuanya mereka jalani dengan serius. Bahkan, uji internal telah dilakukan sejak bulan Ramadan sebagai bagian dari penyempurnaan karya. Hasilnya, 25 video iklan berdurasi 1 hingga 2 menit berhasil diproduksi dengan beragam konsep kreatif.

Menariknya, seluruh karya tersebut mengangkat potensi UMKM di sekitar lingkungan sekolah. Dari produk kuliner rumahan hingga usaha kecil milik warga, setiap video menjadi media promosi yang tidak hanya melatih kemampuan teknis siswa, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Di sinilah pembelajaran terasa hidup, ketika karya siswa mampu memberi manfaat langsung.

Satu per satu siswa mempresentasikan karyanya di hadapan dua penguji eksternal. Bukan hanya aspek visual yang dinilai, tetapi juga ide, alur cerita, hingga kekuatan pesan promosi yang disampaikan. Di akhir proses, sertifikat kompetensi dari Dudika menjadi bentuk pengakuan bahwa keterampilan mereka telah memenuhi standar industri.

Kepala SMK Plus Khoiriyah Hasyim, Fery Sriafandi, S.Kom, menegaskan pentingnya UKK sebagai tolok ukur kemampuan siswa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang untuk melihat sejauh mana teori yang dipelajari selama tiga tahun mampu diimplementasikan menjadi karya nyata yang bermanfaat.

“Dari hasil tugas akhir ini kita bisa mengetahui tingkat kompetensi siswa, sekaligus melihat bagaimana mereka mampu menghadirkan karya yang tidak hanya selesai secara teknis, tetapi juga berdampak bagi lingkungan, khususnya dalam mempromosikan UMKM,” ujarnya.

UKK ini juga menjadi penutup perjalanan siswa kelas XII sebelum melangkah ke tahap berikutnya. Setelah ini, mereka akan kembali fokus mempersiapkan diri menghadapi UTBK yang dijadwalkan berlangsung pada pekan terakhir April.

Di balik kamera, layar editing, dan presentasi yang dilakukan, tersimpan cerita tentang proses, kerja keras, dan harapan. Bagi para siswa, UKK bukan sekadar ujian akhir, tetapi juga awal dari langkah mereka memasuki dunia profesional—dengan karya nyata sebagai bekal utama.

admin

Kontributor aktif di SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng Jombang.