Overthinking Bisa Merusak Manajemen Hidupmu?

MUHAMMAD HILMI FATAH 19 Feb 2026 91 Pembaca
Overthinking Bisa Merusak Manajemen Hidupmu?

Pernah gak sih kamu merasa terlalu banyak berpikir sampai capek sendiri?

Memikirkan kekurangan diri, takut salah, takut dinilai orang lain, sampai akhirnya malah nggak melakukan apa-apa. Nah, itulah yang disebut overthinking.
Apa Overthinking Bisa Merusak Manajemen Hidup?
Jawabannya: bisa.
Overthinking dapat membuat seseorang lalai terhadap kesehariannya. Waktu yang seharusnya dipakai untuk belajar, berkarya, atau memperbaiki diri justru habis untuk memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi. Kita jadi fokus pada kekurangan—baik fisik maupun mental—tanpa aksi nyata untuk berubah.
Sebagai manusia, wajar jika kita punya kekurangan. Tapi yang seharusnya dilakukan adalah:
  • Menjadikannya bahan evaluasi
  • Memperbaiki secara perlahan
  • Bertindak, bukan hanya berpikir
Karena diam tanpa aksi bukan perubahan. Perubahan itu butuh langkah nyata.
Dampak Overthinking pada Perkembangan Diri
Kalau terlalu sering overthinking, kamu bisa:
  • Kehilangan rasa percaya diri
  • Takut mencoba hal baru
  • Tertinggal perkembangan zaman
  • Sulit mengambil keputusan
Ingat kalimat ini:
“Dirimu harus tumbuh lebih baik.”
Bukan sibuk memikirkan kekurangannya, tapi sibuk memperbaiki kekurangannya.
Kenapa Remaja Sering Overthinking?
Overthinking pada remaja itu hal yang cukup umum. Terutama di usia 14–17 tahun, masa peralihan dari anak-anak ke remaja.
1. Masa Pubertas
Pada masa pubertas, tubuh dan hormon sedang berubah. Emosi jadi lebih sensitif, mudah sedih, mudah marah, atau mudah merasa tidak percaya diri. Perubahan ini bisa membuat pikiran terasa lebih “ramai”.
Terkadang overthinking hanya muncul di masa ini dan akan berkurang seiring kedewasaan. Tapi kalau tidak dikendalikan, bisa terbawa sampai dewasa.
2. Terlalu Mendengarkan Kritik
Kritik itu penting. Tapi kalau semua omongan orang dimasukkan ke hati tanpa disaring, kamu bisa stres sendiri.
Masalahnya bukan pada kritiknya, tapi pada cara kita menyikapinya:
Kalau hanya berpikir tanpa tindakan → jadi beban
Kalau diterima dan dijadikan perbaikan → jadi kekuatan
Jadi, boleh menerima kritik. Tapi jangan hanya dipendam. Ubah jadi aksi.
Cara Menghentikan Overthinking
Mulai sekarang, coba lakukan ini:
Fokus pada solusi, bukan masalah
Ambil satu langkah kecil setiap hari
Batasi mendengarkan omongan negatif


MUHAMMAD HILMI FATAH

Kontributor Literasi Digital SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng Jombang.